Abu
Said Al-Khudri r.a. berkata : Nabi SAW. Bersabda:
“ Akan masuk ahli surga ke
surga, dan ahli neraka ke neraka, kemudian Allah memerintahkan: Keluarkanlah
dari neraka orang yang di dalam hatinya ada seberat biji sawi dari iman.
Lalu dikeluarkan mereka dalam keadaan sudah hitam warna mereka, lalu
dimasukkan ke dalam sungai kehidupan (nahrul hayat), maka tumbuhlah mereka itu
bagai biji yang tumbuh setelah ada air bah, dan tidaklah tumbuhnya berwarna
kuning berbelit (berkait)” . (Bukhari, Muslim).
Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata:
Nabi SAW. bersabda:
“Sungguh
aku mengetahui orang-orang yang terakhir keluar dari neraka dan terakhir masuk
surga. Ialah seorang yang keluar dari neraka sambil merangkak-rangkak, lalu
diperintah oleh Allah: Masuklah ke surga, maka ia segera pergi ke surga,
tetapi terbayang padanya surga telah penuh, maka ia kembali dan berkata:
Ya Tuhan aku dapatkan sudah penuh. Lalu diperintah lagi: Pergilah
masuk surga. Kemudian ia kembali berkata: Ya Tuhan, aku dapatkan surga
sudah penuh, kemudian diperintah: Pergilah masuk surga, maka di sana untukmu
seluas dunia sepuluh kali, atau, untukmu seluas dunia dan sepuluh kalinya,
maka ia berkata: Engkau mengejek dan mentertawakan aku sedang Engkau raja
yang berkuasa.
Sungguh
aku telah melihat Rasulullah saw. tertawa ketika menerangkan hadits ini
sehingga terlihat gigi gerahamnya. Dan itu serendah-rendah tingkat ahli
surga. (Bukhari, Muslim).
Dari Abi Said bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Bila ahli surga telah masuk surga dan ahli neraka telah
masuk neraka, maka Allah SWT akan berkata, "Orang yang di dalam hatinya
ada setitik iman, hendaklah dikeluarkan." Maka mereka pun keluar dari
neraka." (HR Bukhari 6560 dan Muslim 184)
Dari Anas r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Dikeluarkan dari
neraka orang yang mengucapkan (Laa Ilaaha Illallah) dan di dalam hatinya ada
seberat biji dari kebaikan (iman)." (HR Bukhari 44 dan Muslim 193)
Dari Anas ra bahwa
Rasulullah SAW bersabda
“Allah SWT yang berfirman, "Demi Izzah-Ku, demi Jala-Ku, demi
Kesombongan-Ku dan demi Keagungan-Ku, Aku pasti keluarkan (dari neraka) orang
yang mengucapkan (Laa ilaaha illallah)." (HR Bukhari)
Adanya pernyataan dari kalangan sebagian ulama dan umat islam bahwa nantinya umat islam harus singgah atau mampir dulu di neraka untuk membersihkan dosa – dosanya baru di angkat ke surga. Karena pada dasarnya kita bukan nabi dan sudah pasti punya dosa yang harus dipertanggungjawabkan yaitu di bakar di neraka.
Saya merasa terganggu dengan penjelasan yang tidak punya dasar seperti
itu apa benar Islam seperti yang disebutkan di atas ? setelah diteliti ternyata
para ulama dan umat islam mendasari hadist hadist seperti yang saya sebutkan
diatas..
Kemudian atas dasar hadist di atas itulah kita mau tidak mau harus
terlebih dahulu masuk neraka untuk membakar dosa – dosa dan akhirnya di angkat
ke surga karena Islam menjamin kita akan masuk surga.
Tapi Apakah anda mau dan rela masuk surga sementara seringan-ringannya
azab dan siksaan di neraka adalah kaki kita akan diletakkan di atas bara api
neraka lalu otak kita mendidih…. Apa mau kita merasakannya…. Sesuai dengan
bunyi hadist :
Daripada Nu'man Bin Basyir r.a. berkata, aku
mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda, Sesungguhnya siksaan penghuni neraka yang
paling ringan ialah seorang yang akan diletakkan di bawah telapak kakinya
dua bara api neraka yang panasnya akan mendidihkan otak di kepalanya. ( HR
Bukhari & Muslim )
Apakah Fungsi
Timbangan Hisab pada hari itu, kalau ternyata kita harus masuk
neraka dulu …..??? begitu zholimnya dan lalainya kah Allah sehingga orang yang masuk neraka dan gosong di
dalamnya ternyata ada yang masih punya keimanan…. Mengapa begitu
tidak cermatnya Allah dan teledornya jika memang terjadi seperti itu.
Lalu apakah makna dari
firman Allah yang artinya :
Hai
orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari
api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya
malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap
apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang
diperintahkan. (QS.
AT TAHRIM 66:6)
Allah
saja memerintahkan kita agar menjaga dan memelihara diri dan keluarga kita dari
api neraka...terus knapa ada orang yang mengatakan koq neraka menjadi tempat
singgah kita sebagai umat muslim, bagaimana cara kita memelihara diri kita dan
keluarga kita dari api neraka.. ? Kalau kalau pada akhirnya kita harus masuk
neraka dulu dengan alasan kita pasti berdosa karena kita bukan seorang Nabi….
Mengapa
mereka berpendapat seperti itu ..... ?
Sebagian
ulama dan umat ternyata mendasari firman Allah di Surat Maryam 19 : 71 yang saya kira juga salah mentafsirkannya dan
sepenggal penggal di dalam membacanya… yaitu
Dan tidak ada
seorang pun dari kamu,
melainkan mendatangi
neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah
ditetapkan.” (Q.S.
MARYAM [19]: 71)
Inilah sebabnya para umat atau ulama
merasa kita mesti masuk neraka dulu……
Padahal jika mereka
teliti, ada pengecualian di ayat berikutnya
yaitu ayat 72,
Kemudian Kami akan menyelamatkan
orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang
zalim didalam neraka dalam keadaan berlutut .” (Q.S.MARYAM [19]:72)
Yang dimaksud “kamu” pada Surat Maryam ayat 71 bukan semua manusia karena ada pengecualian bagi orang-orang yang dibersihkan
Allah.
Penjelasan ayat senada tersebut ada di ayat
lainnya,
(38)
Sesungguhnya kamu pasti akan
merasakan azab yang pedih.
(39)Dan kamu
tidak diberi pembalasan melainkan
terhadap kejahatan yang telah kamu kerjakan (Q.S.ASH - SHAFFAAT [37]: 38-39)
Padahal jika
mereka teliti, ada pengecualian di ayat berikutnya
yaitu ayat 40 - 43,
(40) Tetapi hamba – hamba Allah yang dibersihkan
(dari dosa).
(41). Mereka itu memperoleh rezki yang tertentu,
(42). Yaitu buah-buahan. Dan mereka
adalah orang-orang yang dimuliakan,
(43)Didalam surga-surga
yang penuh kenikmatan. (Q.S.ASHSHAFFAAT
[37]: 40-43)
Inilah
firman yang di jadikan referensi bahwa kelak kita pasti masuk neraka
dulu….. Perlu umat ketahui itu semua
terjadi karena salah pentafsiran
jadi,
dosa tidak dibersihkan di neraka. Lalu, dengan apa Allah membersihkan
kita dari dosa? Allah akan
menghapus dosa dengan kebaikan yang pernah kita kerjakan asalkan kebaikan
lebih banyak dari keburukan sehingga mencukupi untuk menghapus semua dosa
tersebut
Dan
dalilnya adalah Q.S Hud 11 : 114
Dan
dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada
bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa)
perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang
ingat Q.S Hud 11 :114
JADI
YANG MAU MASUK SURGA HARUS LEBIH BANYAK KEBAIKAN DARI KEBURUKANNYA ATAU
BANYAK PAHALA DARIPADA DOSANYA, KALAU SEBALIKNYA WALAUPUN ANDA ISLAM
ANDA AKAN MENYESAL ANDA AKAN KEKAL DI NERAKA
BUKTI SANGGAHAN BAHWA HADIST TERSEBUT DIATAS
BERTENTANGAN DENGAN ALQURAN
Di
manakah kehidupan yang diridai tersebut? Dalam Alquran diterangkan bahwa kehidupan yang diridai adalah surga.
(21) Maka orang itu berada
dalam kehidupan yangdiridai.
(22) Dalam surga yang tinggi.(Q.S.AL-HAQQAH[69]:21-22)
Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan
(kebaikan)nya,
maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. (AL-QORIAH : 8-9 )
Kemudian
Allah mengulangi kembali pesan atau kabar gembira
ini.
Timbangan
pada hari itu ialah kebenaran. Makabarang
siapa berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang
beruntung. (Q.S.AL-A’RAF
[7]: 8)
Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah
orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu
mengingkari ayat-ayat Kami. ( AL –ARAF 7 : 9 )
Kemudian
Allah mengulangi lagi pesan atau kabar gembira
ini.
Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka
itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka
Jahannam.
( AL-MUKMINUN 23
: 103 )
( AYAT
TERSEBUT DITUJUKAN KEPADA KITA. SEHINGGA, YANGDIMAKSUD
DENGAN “MEREKA” PADA AYAT DI ATAS ADALAH ORANG YANG BANYAK BERBUAT KEBURUKAN
ATAU DIKUASAI
OLEH KEJAHATAN. BUKAN
ORANG KAFIR ) MENGAPA …. ? KARENA :
Allah tidak akan mengadakan penilaian atau penimbangan bagi orang
kafir
“ Mereka itu orang-orang yang telah kafir
terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kafir
terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan-amalan mereka dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian
bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.” (Q.S.Al-Kahfi
[18]: 105)
Orang yang telah dikuasai oleh kejahatan akan
kekal di neraka. Artinya, dia akan tinggal
selamanya (abadi) dan tidak bisa keluar dari neraka. Seperti yang telah Allah
tegaskan dalam Alquran :
(14)
Dan sesungguhnya orang-orang yang
banyak berbuat jahat (al-fujjar atau durhaka) benar - benar berada dalam
neraka.
(15).
Mereka
masuk ke dalamnya pada hari pembalasan
(16).
Dan
mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu (Q.S.Al Infithaar [82]: 14-16)
SYAFAAT
Allah
mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka (malaikat) dan yang di belakang
mereka, dan mereka tiada memberi syafaat, melainkan kepada orang yang
diridhai Allah, dan mereka itu selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya.
( Al-Anbiyaa 21:28 )
Mengapa
aku akan menyembah tuhan-tuhan selain Nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah
menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak
memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat
menyelamatkanku? (Yassiin 36: 23 )
Katakanlah:
"Hanya kepunyaan Allah syafaat itu semuanya. Kepunyaan-Nya
kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan" (Az-Zumar 39: 44 )
Dan
berapa banyaknya malaikat di langit, syafaat
mereka sedikitpun tidak berguna, kecuali sesudah Allah mengijinkan bagi orang
yang dikehendaki dan diridhai (Nya) (An-Najm 53: 26 )
BUKTI TIDAK AKAN PERNAH ADA YANG BISA KELUAR
DARI NERAKA
WALAUPUN DI SEORANG ISLAM
Dan
berkatalah orang-orang yang mengikuti: "Seandainya kami dapat kembali (ke
dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas
diri dari kami." Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal
perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan
sekali-kali mereka tidak akan keluar
dari api neraka. Al-Baqarah 2 :167
Mereka
ingin keluar dari neraka, padahal mereka sekali-kali tidak
dapat keluar daripadanya, dan
mereka beroleh azab yang kekal. Al-Maaidah 5 :37
Dan
adapun orang-orang yang fasik (kafir) maka tempat mereka adalah jahannam. Setiap
kali mereka hendak keluar
daripadanya, mereka dikembalikan ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka:
"Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu mendustakannya." As-Sajdah 32:20
Mereka
menjawab: "Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah
menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka
adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?"
Al-Mu`min 40 :11
Yang
demikian itu, karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai
olok-olokan dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia, maka pada hari ini
mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka
diberi kesempatan untuk bertaubat. Al-Jaatsiyah 45:35
Dan
mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu. Al-Infithaar 82 :16
DAN LIHATLAH TIDAK ADA SATUPUN FIRMAN ALLAH YANG MENGATAKAN ADA ORANG YANG BISA KELUAR DARI NERAKA
AMPUNAN ALLAH ADALAH RIDHO ALLAH
MEMBERSIHKAN
DOSA ITU TIDAK DIBAKAR DI API NERAKA
sesungguhnya
Aku akan menutupi dosa-dosamu.
Dan sesungguhnya kamu akan Kumasukkan ke dalam surga yang mengalir air
didalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah itu,
sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus. Al-Maaidah 5:12
agar
Allah akan menutupi
(mengampuni) bagi mereka perbuatan yang paling buruk yang mereka kerjakan
dan membalas mereka dengan upah yang lebih baik dari apa yang telah mereka
kerjakan. Az-Zumar 39:35
supaya
Dia memasukkan orang-orang mu`min laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang
mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dan supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka.
Dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi AllahAl-Fath 48:5
(Ingatlah)
hari (dimana) Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan, itulah hari
dinampakkan kesalahan-kesalahan. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan
beramal saleh, niscaya Allah akan menutupi
kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya ke dalam jannah yang mengalir di
bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang
besarAt-Taghaabun 64:9
Kemudian sesudah itu Kami
maafkan kesalahanmu, agar
kamu bersyukur. Al-Baqarah
2 :52
Jika kamu menampakkan
sedekah(mu) maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan
kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik
bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. Al-Baqarah
2:271
Maka Tuhan mereka
memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): "Sesungguhnya Aku tidak
menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki
atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain.
Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang
disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan
kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke
dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi
Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik." Ali-`Imraan
3:195
Jika kamu menjauhi dosa-dosa
besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami
hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami
masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga). An-Nisaa`4
:31
Dan sekiranya Ahli Kitab
beriman dan bertakwa, tentulah Kami tutup (hapus) kesalahan-kesalahan
mereka dan tentulah Kami masukkan mereka kedalam surga-surga yang penuh
kenikmatan. Al-Maaidah
5:65
Dan orang-orang mu`min dan
beramal soleh serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan
itulah yang haq dari Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan
mereka dan memperbaiki keadaan mereka. Muhammad
47:2
Itulah perintah Allah yang
diturunkan-Nya kepada kamu, dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya
Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat
gandakan pahala baginya. Ath-Thalaaq
65:5
Hai orang-orang yang
beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang
semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu
dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai,
pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mu`min yang
bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan
mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami
cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala
sesuatu." At-Tahrim
66:8
LIHATLAH
BERDASARKAN FIRMAN ALLAH DI ATAS TIDAK ADA KATA KATA TUHAN YANG
MENYATAKAN MENUTUPI DOSA DENGAN MEMASUKAN KITA KE DALAM API NERAKA
AMAL SEBERAT BIJI SAWI
Kami akan memasang timbangan
yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang
sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawipun pasti Kami
mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan. Al-Anbiyaa`21:47
(Luqman
berkata): "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan)
seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam
bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah
Maha Halus lagi Maha Mengetahui. Luqman 31:16
ORANG ORANG MUNAFIK ADALAH SEBAGIAN ORANG ISLAM YANG MUNAFIK BUKAN ORANG KAFIR
Kabarkanlah
kepada orang-orang munafik bahwa
mereka akan mendapat siksaan yang pedih, An-Nisaa`4 :138
Dan
sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Qur`an bahwa
apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh
orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka
memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat
demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan
mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam
Jahannam, An-Nisaa 4`:140
Sesungguhnya
orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka Dan apabila mereka berdiri
untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat)
di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali An-Nisaa`4 :142
Sesungguhnya
orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari
neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun
bagi mereka. An-Nisaa`4:145
Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan
orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah mela`nati
mereka, dan bagi mereka azab yang kekal. At-Taubah 9:68
Hai
Nabi, berjihadlah (melawan)
orang-orang kafir dan orang-orang munafik
itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali
yang seburuk-buruknya. At-Taubah 9:73
JADI
MARILAH KITA BERLOMBA - LOMBA DALAM KEBAIKAN DAN JANGAN TERLALU MUDAH
BERBUAT KEMAKSIATAN KARENA KITA TIDAK TAU KAPAN KITA MATI DAN KITA TIDAK
BERAPA BESAR DOSA KITA, MULAI SEKARANG HISABLAH DIRIMUA SEBELUM ALLAH
YANG AKAN MENGHISABNYA
TERIMA KASIH
Tidak ada komentar:
Posting Komentar